Serap Aspirasi Petani, DPRD Kalteng Dorong Pemerintah Perkuat Sektor Pertanian

Anggota DPRD Kalteng, Raudah.

PALANGKA RAYA, BORNEO7.COM – Beragam persoalan yang masih membelit sektor pertanian di Kalimantan Tengah kembali mencuat dalam agenda reses Anggota DPRD Kalteng, Raudah. Aspirasi yang disampaikan para petani didominasi keluhan mengenai ketersediaan sarana produksi pertanian, terutama distribusi pupuk serta tingginya biaya pengendalian hama. Masukan tersebut diterima Raudah saat melaksanakan reses di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau beberapa waktu lalu.

Menurutnya, persoalan tersebut perlu segera mendapat perhatian serius agar tidak berdampak pada produktivitas dan keberlanjutan sektor pertanian. Politisi Partai NasDem itu menegaskan bahwa pertanian merupakan sektor strategis yang berperan besar dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menjadi penopang utama perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Petani membutuhkan dukungan yang memadai, terutama terkait ketersediaan pupuk dan sarana produksi lainnya. Hal ini penting agar kegiatan pertanian dapat berjalan optimal dan hasil panen terus meningkat,” ujar Raudah, Sabtu (6/6/2026).

Selain persoalan pupuk, ia juga menyoroti tingginya biaya yang harus ditanggung petani untuk mengatasi serangan hama. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu tantangan yang dapat mengurangi hasil produksi sekaligus membebani biaya usaha tani.

Karena itu, Raudah mendorong pemerintah daerah agar lebih aktif menghadirkan program-program yang mampu membantu petani, baik melalui dukungan pengendalian hama, penyediaan sarana produksi, maupun peningkatan infrastruktur pertanian.

“Pemerintah perlu hadir melalui berbagai program yang dapat membantu meringankan beban petani, termasuk dukungan pengendalian hama dan peningkatan infrastruktur pertanian. Dengan dukungan yang tepat, kesejahteraan petani diharapkan dapat semakin meningkat,” katanya.

Ia berharap seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat selama reses dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah, khususnya yang berorientasi pada penguatan sektor pertanian sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi di Kalimantan Tengah.​ (RD).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button