Mardianto Calon Kades Nomor urut 1 Ajak Warga Jaga Kondusifitas dan Tawarkan 10 Program

SERUYAN, BORNEO7.COM – Calon Kades (Cakades) Mugi Penyuhu nomor urut 1, Mardianto, menawarkan visi pembangunan yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Mugi Penyuhu, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan, yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026.
Saat ditemui di kediamannya, Orang yang pernah menjadi orang nomor satu di Desa Mugi Penyuhu ini mengatakan pembangunan desa harus diarahkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki desa.
“Saatnya perubahan untuk desa kita. Pembangunan harus dilakukan bersama agar Desa Mugi Penyuhu menjadi desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Mardianto, Kamis (9/7/2026).
Ia mengatakan, visi tersebut diterjemahkan ke dalam 10 misi prioritas yang meliputi penguatan nilai keagamaan, peningkatan kehidupan sosial dan gotong royong, pelestarian adat dan budaya, peningkatan pelayanan kesehatan, pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, pemberdayaan petani, pekebun dan nelayan, pengelolaan potensi sumber daya alam, perluasan kerja sama dengan dunia usaha, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
Menurut Mardianto, sektor pertanian, perkebunan, perikanan, serta usaha masyarakat harus menjadi penggerak utama ekonomi desa. Karena itu, pemerintah desa harus hadir memberikan dukungan melalui peningkatan produktivitas, akses pasar, dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Ia juga menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah desa, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat agar program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi warga.
Menjelang hari pemungutan suara, Mardianto mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta menghormati seluruh tahapan Pilkades yang telah ditetapkan panitia.
“Kami sebagai calon kepala desa yang telah memenuhi seluruh persyaratan dan ditetapkan oleh panitia di tingkat desa maupun kabupaten akan mengikuti seluruh proses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Apa pun keputusan panitia pemilihan harus kita hormati bersama,” kata dia.
Mardianto juga mengimbau seluruh pendukung maupun masyarakat Desa Mugi Penyuhu agar menjadikan Pilkades sebagai ajang demokrasi yang damai, bukan pemicu perpecahan di tengah hubungan kekeluargaan yang telah terjalin selama ini.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menerima hasil pemilihan dengan lapang dada dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketenteraman. Kita semua adalah satu keluarga, sehingga pesta demokrasi ini harus menjadi momentum mempererat persatuan, bukan memecah kebersamaan,” ujarnya.
Pemungutan suara Pilkades Desa Mugi Penyuhu dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026. Warga akan menentukan pemimpin desa yang akan memimpin pemerintahan dan pembangunan Desa Mugi Penyuhu selama Delapan tahun ke depan.(Bupirahman,)



