Sebanyak 101 Regu Pemadam se-Kalimantan Unjuk Ketangkasan di Isen Mulang Cup 2025
PALANGKA RAYA, BORNEO7.COM – Suasana Lapangan Sanaman Mantikei, Palangka Raya tampak semarak. Sebanyak 101 regu pemadam kebakaran dari berbagai wilayah di Pulau Kalimantan menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam Lomba Ketangkasan Pemadam Kebakaran Se-Kalimantan Isen Mulang Cup 2025, Sabtu (29/11/2025). Ajang tahunan ini menjadi wadah penting bagi peningkatan kapasitas personel, sekaligus mempererat silaturahmi antarpetugas pemadam kebakaran se-Kalimantan.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, H. Agustan Saining, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama pemerintah dan stakeholder dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi tantangan besar setiap tahun di wilayah Kalimantan.
“Pada pagi hari ini kita melaksanakan pertandingan ketangkasan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Kalimantan Tengah. Kita berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan tiap tahun. Ada 101 regu dari seluruh kabupaten/kota di Kalteng, serta perwakilan dari Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Agustan menyebutkan, total peserta mencapai 1.010 orang dengan formasi sepuluh personel di setiap regu. Mereka bertanding dalam berbagai kategori yang menguji kemampuan teknis tim, mulai dari kecepatan, ketepatan, hingga kekompakan dalam menghadapi simulasi situasi kebakaran.
“Kita mempertandingkan kelas standar dan kelas vakum modifikasi. Harapan kita kegiatan ini dapat diselesaikan dalam satu hari,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Agustan juga menyampaikan apresiasi kepada media yang turut meliput jalannya lomba. Menurutnya, pemberitaan menjadi bagian penting dalam menyebarluaskan edukasi sekaligus memberikan dukungan moral kepada para petugas pemadam yang selama ini berada di garda terdepan penanganan karhutla.
“Kita berterima kasih kepada media yang sudah meliput kegiatan ini, karena skalanya se-Kalimantan. Kita ingin ini bukan hanya ajang pertandingan, tapi juga ajang silaturahmi, kebersamaan, serta mengasah skill para peserta agar bisa saling berbagi pengalaman terkait kondisi di lapangan,” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan total hadiah Rp150 juta bagi para pemenang. Juara pertama berhak mendapatkan Rp25 juta, disusul juara kedua yang membawa pulang Rp15 juta.“Total hadiah ada Rp150 juta. Juara pertama Rp25 juta, juara kedua Rp15 juta,” tutup Agustan.
Gelaran ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi seluruh daerah di Kalimantan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla secara terpadu dan berkelanjutan.









