Bangun Sinergi dengan Insan Pers, Gubernur Kalteng Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan di Kalteng
PALANGKA RAYA, BORNEO7.COM — Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran kembali menunjukkan perhatian besarnya terhadap peran media dalam pembangunan daerah. Hal itu terlihat saat menggelar silaturahmi bersama wartawan dari berbagai media dan Organisasi, yang berlangsung dihalaman Rujab Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Jumat (21/11/2025).
Pertemuan tersebut tidak sekadar ajang mempererat komunikasi, namun juga forum terbuka membahas arah pembangunan Kalteng, terutama pada sektor infrastruktur jalan, pendidikan, hingga program sosial unggulan yang menjadi prioritas pemerintah provinsi.
Dalam kesempatan itu, Gubernur H. Agustiar menegaskan bahwa infrastruktur jalan masih menjadi fondasi utama pembangunan. Ia mengungkapkan pemerintah provinsi terus bekerja keras meningkatkan kualitas dan konektivitas jalan dari daerah perkotaan hingga pedalaman.
“Konektivitas antardaerah adalah tulang punggung ekonomi. Mobilitas masyarakat, akses layanan dasar, hingga pertumbuhan ekonomi sangat bergantung pada infrastruktur yang baik,” ucapnya.
Lanjut Gubernur, Pembangunan dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan riil di lapangan agar manfaatnya dirasakan merata hingga ke pelosok.
“Selain infrastruktur, sektor pendidikan juga menjadi prioritas. Pemerintah berkomitmen memperluas akses pendidikan, memperbaiki fasilitas, serta memperkuat kualitas tenaga pendidik,” ujarnya.
Salah satu program besar yang menjadi sorotan, ungkap Agustiar, adalah Satu Rumah Satu Sarjana, program strategis ini untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia terutama di keluarga berpenghasilan rendah.
“Kita ingin setiap rumah memiliki harapan untuk menghasilkan sarjana. Semakin banyak lulusan perguruan tinggi, semakin kuat daya saing daerah,” tegasnya.
Dalam forum dialog tersebut, beberapa wartawan menyampaikan masukan mengenai kondisi jalan di sejumlah titik serta tantangan pendidikan di pelosok. Semua masukan diterima dengan baik oleh Gubernur H. Agustiar Sabran.
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak alergi terhadap kritik dan sangat terbuka terhadap masukan media.
“Wartawan adalah mitra sekaligus pengawal demokrasi. Kami butuh media untuk menjembatani informasi dan membantu memastikan pembangunan berjalan transparan dan tepat sasaran, serta pentingnya menjaga hubungan harmonis antara pemerintah dan insan pers agar tidak terjadi miskomunikasi publik,” tutur Gubernur.
Diakhir pertemuan, Gubernur H. Agustiar kembali mengajak wartawan untuk terus menjadi jembatan informasi bagi masyarakat.
“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan wartawan, program infrastruktur, pendidikan, dan satu rumah satu sarjana dapat berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (Nor).









