Partai Golkar Palangka Raya Gelar Musda XI, Fokus Perkuat Konsolidasi dan Regenerasi Kepemimpinan

PALANGKA RAYA, BORNEO7.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Palangka Raya menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI Tahun 2026 di Aquarius Boutique Hotel, Palangka Raya, Sabtu. Forum tertinggi tingkat kota ini menjadi momentum penting bagi Partai Golkar untuk melakukan evaluasi organisasi, menyusun arah kebijakan strategis, sekaligus memilih kepengurusan baru yang akan memimpin partai pada periode mendatang.

Musda XI dihadiri jajaran pengurus Partai Golkar dari tingkat provinsi hingga kota, kader, serta para peserta yang memiliki hak suara dalam menentukan arah perjalanan organisasi.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, menegaskan bahwa Musda bukan hanya agenda rutin pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi forum strategis dalam memperkuat soliditas internal partai agar semakin siap menghadapi dinamika politik dan pembangunan daerah.

“Musda merupakan ruang bagi seluruh peserta untuk menyampaikan pandangan, gagasan, serta masukan yang konstruktif demi kemajuan Partai Golkar ke depan,” ujar Edy dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah agenda utama yang menjadi fokus pembahasan dalam Musda XI. Di antaranya penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode 2020–2026 sebagai bentuk evaluasi organisasi, penyusunan program kerja dan rekomendasi strategis yang menyentuh berbagai persoalan publik, mulai dari pelayanan masyarakat, pembangunan infrastruktur, penguatan UMKM, pendidikan hingga sektor kesehatan.

Selain itu, Musda juga diarahkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan, sekaligus memilih Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya yang dinilai memiliki integritas, visi, dan komitmen dalam membesarkan partai.

Edy berharap kepengurusan baru nantinya mampu menjaga soliditas kader, responsif terhadap perkembangan sosial masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Palangka Raya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya periode 2020–2026, Fairid Naparin, menilai Partai Golkar harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk di era demokrasi digital yang menuntut keterbukaan dan inovasi dalam membangun komunikasi politik.

Menurutnya, sebagai partai yang telah lama hadir di tengah masyarakat, Golkar memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi daerah, baik di bidang ekonomi maupun sosial.

“Partai Golkar harus terus bertransformasi menjadi organisasi yang modern, terbuka, dan adaptif sehingga mampu menjawab harapan masyarakat,” kata Fairid.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, kader, dan simpatisan yang telah bekerja selama masa bakti 2020–2026. Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar merupakan hasil kerja bersama yang harus dipertahankan melalui pengabdian dan pelayanan nyata kepada masyarakat.

Melalui Musda XI ini, Partai Golkar Kota Palangka Raya diharapkan mampu menghasilkan keputusan yang lahir dari semangat musyawarah dan mufakat, sekaligus melahirkan kepemimpinan baru yang siap memperkuat peran partai dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Nor)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button