PSI Kalteng Mantapkan Konsolidasi, Rakoorwil Jadi Langkah Awal Menghadapi Verifikasi Faktual Pemilu

PALANGKA RAYA, BORNEO7.COM – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus memantapkan langkah sebagai partai politik yang menjunjung tinggi partisipasi warga negara dalam kehidupan demokrasi. Berangkat dari amanat konstitusi yang menjamin hak dan kewajiban setiap warga negara untuk berpolitik, PSI menegaskan komitmennya menghadirkan praktik politik yang inklusif, akuntabel, dan berdampak nyata bagi pembangunan bangsa.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui Kongres III PSI yang digelar di Surakarta pada 19–20 Juli 2025. Dalam kongres tersebut, PSI secara resmi melakukan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta memperbarui logo partai. Langkah ini diambil sebagai upaya memperluas keterwakilan seluruh elemen anak bangsa dalam mewujudkan Indonesia Maju.

PSI mengusung tagline “Partai Super Terbuka”, yang menegaskan bahwa partai ini terbuka untuk semua kalangan tanpa membedakan usia, agama, suku, maupun golongan. Semangat keterbukaan tersebut menjadi landasan PSI dalam membangun budaya politik baru yang transparan, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kerja-kerja nyata.

Pada kongres tersebut, Kaesang Pangarep terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI periode 2025–2030, didampingi Raja Juli Antoni sebagai Sekretaris Jenderal DPP. Kepengurusan baru ini langsung tancap gas mempersiapkan struktur partai dalam menghadapi tahapan verifikasi partai politik sebagai peserta pemilu.

Sejalan dengan agenda nasional tersebut, PSI di Kalimantan Tengah telah membentuk kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Kalteng periode 2025–2030. DPW PSI Kalteng secara resmi dipimpin oleh Ir. Sipet Hermanto Tundjan, MSi sebagai Ketua dan Ir. Muhamad Arif Hidayat, MS sebagai Sekretaris. Keduanya mendapat mandat langsung dari DPP PSI untuk memimpin dan menggerakkan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat DPD kabupaten/kota, DPC kecamatan, hinga DPRt kelurahan dan desa di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Tengah, Ir. Sipet Hermanto Tundjan, M.Si, mengatakan Rakoorwil bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari langkah serius partai dalam melakukan penataan dan perombakan struktur organisasi hingga ke tingkat terbawah.

“Rakoorwil ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh struktur partai solid dan siap menghadapi tahapan politik ke depan. Kita ingin memastikan bahwa PSI di Kalimantan Tengah benar-benar siap secara organisasi,” ujar Sipet Hermanto.

Ia menjelaskan, dalam Rakoorwil tersebut, pihaknya secara khusus mengundang Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Kehadiran kedua lembaga penyelenggara pemilu itu dimaksudkan untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait mekanisme serta tata cara pelaksanaan verifikasi faktual partai politik.

“Ini merupakan bentuk keseriusan PSI dalam mempersiapkan diri menghadapi proses verifikasi faktual, baik itu yang nantinya akan dilaksanakan pada tahun 2026 ataupun tahun 2027. Kami ingin seluruh jajaran memahami aturan main dan siap memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan,” tegasnya.

Menurut Sipet Hermanto, penguatan struktur dan pemahaman regulasi pemilu menjadi kunci utama agar PSI mampu tampil sebagai partai yang tertib administrasi, solid secara organisasi, dan siap berkompetisi secara sehat dalam kontestasi politik nasional maupun daerah.

Melalui Rakoorwil ini, PSI Kalimantan Tengah berharap konsolidasi internal semakin kokoh, sekaligus menjadi fondasi kuat dalam menghadapi agenda-agenda politik dan demokrasi di masa mendatang. (Nor).

Perkim OKY
Tukang Insinyur
Berkat

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button