Forkopimcam Pulau Hanaut dan RMU Gelar Penyamaan Persepsi Pencegahan dan Penanganan Karhutla 2024

Keterangan Foto: Forkopimcam Pulau Hanaut bersama PT.RMU menggelar kegiatan penyamaan persepsi pencegahan dan penanganan Karhutla 2024, Senin (20/05/2024).

KOTIM, BORNEO7.COM – Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pulau Hanaut, Kotawaringin Timur, bersama PT.Rimba Makmur Utama (RMU), menggelar kegiatan Penyamaan Persepsi Pencegahan dan Penanganan Karhutla 2024, Senin (20/05/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Bapinang Hilir ini dihadiri oleh Camat Pulau Hanaut Dedi Purwanto, Kepala BPBD Kotim Multazam, Kepala Stasiun BMKG Kotim Mulyono Leo Nardo, Kapolsek Pulau Hanaut Ipda R.Rudy Handoko, perwakilan Danpos Ramil Pulau Hanaut Serda Eko Cahyono, para kepala desa, tokoh adat, dan regu siaga api (RSA) se-Kecamatan Pulau Hanaut serta perwakilan manajemen PT.RMU.

“Kegiatan ini adalah langkah awal dalam rangka kami membangun kesamaan persepsi untuk menghadapi ancaman Karhutla di Kecamatan Pulau Hanaut, saat ini kami melakukan komunikasi awal kemudian kami akan membentuk tim secara keseluruhan, dan juga akan melaksanakan rakor secara keseluruhan untuk membahas berbagai hal, intinya walaupun belum ada statusnya tapi kami sudah siap-siap dari sekarang,” kata Dedi.

Ia menyebutkan, untuk situasi geografis di wilayah Kecamatan Pulau Hanaut termasuk rawan karena banyak lahan yang mudah terbakar.

“Wilayah Pulau Hanaut ini sangat luas yang terdiri dari 14 desa, kami berharap dengan langkah awal ini akan terbangun komunikasi yang baik dengan semua stakeholder hingga saat penanganan di lapangan nantinya kami akan dapat melakukannya dengan baik,” ujarnya.

“Kehadiran PT.RMU di Kecamatan Pulau Hanaut ini menjadi suatu kelebihan bagi kami, mereka selalu berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan selalu mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan sehingga kami sangat terbantu, karena wilayah kami yang sangat luas, tanpa kehadiran PT.RMU kami tidak bisa berbuat banyak untuk melakukan pencegahan ancaman Karhutla,” tandas Dedi.

Sementara itu, Kepala Zona Pulau Hanaut PT.RMU Andi Angga Kusuma, mengatakan kegiatan ini adalah hasil dari evaluasi tahun 2023 yang telah dilakukan.

“Kita pada tahun ini melakukan persiapan lebih awal seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini untuk menyamakan kembali strategi untuk penanganan dan pencegahan Karhutla di 2024, kita juga mendapatkan informasi yang disampaikan pihak BMKG terkait kondisi sekarang dan berkoordinasi dengan BPBD serta pimpinan kecamatan karena Satgas Karhutla sendiri dibawah naungan pihak Kecamatan Pulau Hanaut,” jelasnya.

“Sasaran dari kegiatan ini agar para pengurus RSA di setiap desa bisa lebih optimal lagi dalam pencegahan dan penanganan Karhutla di 2024,” pungkas Angga.(Tbk)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button