HUT ke-45 Satpam, Wagub Kalteng Tegaskan Peran Strategis Satpam Jaga Keamanan dan Iklim Investasi
PALANGKA RAYA, BORNEO7.COM – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo, menegaskan peran strategis Satuan Pengamanan (Satpam) sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, aset, hingga keselamatan jiwa, seiring meningkatnya dinamika pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Wagub Edy saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Satpam Tahun 2025 yang digelar di Hotel Aquarius, Palangka Raya, Kamis (08/1/2025).
Menurut Edy Pratowo, satpam tidak lagi dapat dipandang sebatas penjaga pintu atau pengatur parkir, melainkan mitra strategis Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
“Satpam adalah mitra strategis Polri dan garda terdepan dalam menjaga keamanan, aset, investasi, serta keselamatan jiwa,” tegasnya dalam sambutan.
Wagub juga mendorong seluruh anggota satpam di Kalimantan Tengah untuk terus meningkatkan profesionalisme melalui pelatihan berkelanjutan dan sertifikasi kompetensi.
“Saya berpesan agar seluruh satpam terus mengasah kemampuan. Satpam yang kompeten adalah wajah dari profesionalisme sebuah institusi,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, lanjut Edy, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan pengabdian para satpam yang selama ini berperan menjaga stabilitas keamanan di berbagai sektor.
“Keamanan yang saudara ciptakan menjadi fondasi penting bagi kami untuk terus membangun Kalimantan Tengah menuju daerah yang berkah, maju, dan sejahtera,” katanya.
Ia menambahkan, seiring berkembangnya sektor pembangunan di Kalteng, tantangan keamanan di lingkungan kerja, pemukiman, hingga kawasan strategis semakin kompleks. Satpam dituntut mampu menjaga iklim investasi, khususnya di sektor perkebunan, pertambangan, dan jasa, agar tetap kondusif.
“Satpam diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat di pusat perbelanjaan, perkantoran, serta objek-objek vital lainnya,” pungkasnya. (Nor).









