DPRD Kalteng Gandeng BKKBN Perkuat Program Keluarga dan Percepatan Penurunan Stunting
PALANGKA RAYA, BORNEO7.COM – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat sinergi dalam mendukung program pembangunan keluarga, kependudukan, serta percepatan penanganan stunting di daerah.
Komitmen tersebut mengemuka saat jajaran BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah melakukan silaturahmi dan audiensi dengan pimpinan DPRD Kalteng di Palangka Raya, Selasa (2/6/2026).
Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, S.Ag mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat koordinasi antara lembaga legislatif dengan BKKBN sebagai mitra pemerintah pusat dalam menjalankan program pembangunan sumber daya manusia.
Menurutnya, BKKBN memiliki peran penting dalam mengimplementasikan kebijakan pemerintah di bidang kependudukan, pembangunan keluarga, hingga percepatan penurunan stunting. Karena itu, dukungan DPRD diperlukan agar berbagai program tersebut dapat tersampaikan secara optimal kepada masyarakat.
“Pertemuan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat kerja sama antara DPRD dan BKKBN dalam mendukung pelaksanaan program-program strategis pemerintah pusat di Kalimantan Tengah,” ujar Junaidi.
Ia menegaskan DPRD Kalteng berkomitmen membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan BKKBN, terutama dalam mendukung pembangunan keluarga berkualitas, peningkatan kualitas sumber daya manusia, edukasi kependudukan, serta upaya pencegahan dan penurunan angka stunting.
Junaidi mengakui masih ada sejumlah program pemerintah yang belum tersosialisasi secara merata hingga ke masyarakat. Karena itu, DPRD siap mengambil peran lebih aktif dalam membantu penyebarluasan informasi melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan warga.
Salah satu upaya yang akan dioptimalkan adalah pemanfaatan kegiatan reses anggota DPRD sebagai media sosialisasi program pemerintah. Menurutnya, agenda reses yang dilaksanakan secara rutin tiga kali dalam setahun dapat menjadi sarana efektif untuk menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.
“Melalui kegiatan reses, anggota DPRD dapat membantu menyampaikan edukasi dan informasi kepada masyarakat secara lebih luas sehingga program-program pemerintah dapat dipahami dan diterima dengan baik,” katanya.
Ia berharap sinergi antara DPRD Kalteng dan BKKBN terus diperkuat sehingga mampu mendorong keberhasilan program pembangunan keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.
Junaidi optimistis kolaborasi yang solid akan memastikan berbagai program strategis pemerintah menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah pedalaman dan pelosok Kalimantan Tengah.
“Dengan kerja sama yang kuat, manfaat program pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan berkontribusi pada terwujudnya Kalimantan Tengah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tutupnya. (RD).




