Kuliner Gumas Dinilai Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

GUNUNG MAS, BORNEO7.COM — Perkembangan usaha kuliner di Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Anggota DPRD Kabupaten Gumas, Hermanto, mengatakan sektor kuliner terus menunjukkan perkembangan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap beragam pilihan makanan dan minuman. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.
“Mulai dari usaha makanan tradisional, kafe, hingga kuliner kekinian yang menyasar kalangan anak muda semakin banyak bermunculan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat,” ujar Hermanto, Kamis (2/8/2026).
Menurutnya, keberadaan berbagai usaha kuliner tidak hanya memberikan pilihan bagi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan. Perkembangan tersebut diharapkan dapat menciptakan aktivitas ekonomi baru di berbagai wilayah Kabupaten Gumas.
Hermanto menilai, pelaku UMKM kuliner perlu terus meningkatkan kualitas produk, pelayanan, kebersihan, serta inovasi agar mampu bersaing dan mempertahankan konsumen. Pemanfaatan media sosial dan platform digital juga dapat menjadi sarana untuk memperluas pemasaran.
Selain itu, pemerintah daerah diharapkan terus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM melalui pembinaan, pelatihan, pendampingan, serta kemudahan dalam pengurusan perizinan usaha.
Dukungan tersebut penting agar usaha kuliner masyarakat dapat berkembang secara berkelanjutan. “Pelaku UMKM harus diberikan ruang untuk berkembang. Dengan pembinaan dan dukungan yang tepat, sektor kuliner dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di daerah,” katanya.
Hermanto berharap perkembangan usaha kuliner di Kabupaten Gumas terus meningkat dan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar potensi sektor kuliner dapat berkembang secara optimal,”pungkasnya (RD).






