Kenalkan Aplikasi LAPOR, Pemko Palangka Raya Gelar Sosialisasi SERASI kepada Mahasiswa

PALANGKA RAYA, BORNEO7.COM – Pemerintah Kota Palangka Raya terus mengukuhkan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik dan layanan publik yang responsif. Kali ini, melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo), Pemkot menggelar Sosialisasi Serap Aspirasi (SERASI) di aula STMIK Palangka Raya, Rabu (02/7/2025).
Acara dibuka langsung oleh Kepala Diskominfo, Saipullah, dan dihadiri Wakil Ketua II STMIK, Dr. Maura Widyaningsih, serta jajaran civitas akademika dan mahasiswa. Kegiatan ini menjadi ajang penting memperkenalkan aplikasi LAPOR (Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat) kepada mahasiswa, sekaligus mengajak generasi muda menjadi pelopor transparansi layanan publik.
Dalam sambutannya, Saipullah menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mengawal kualitas layanan publik. Ia menyebut aplikasi LAPOR sebagai “senjata digital” masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyampaikan aspirasi, kritik, hingga aduan terhadap layanan pemerintah.
“Dengan LAPOR, masyarakat tidak perlu bingung atau ragu menyampaikan keluhan atau saran. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen pemerintah membangun pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif,” ujarnya.
Saipullah juga berharap mahasiswa STMIK Palangka Raya mampu menjadi jembatan informasi, menyebarluaskan pemanfaatan aplikasi LAPOR di lingkungan sosial mereka. “Mahasiswa harus jadi penyambung lidah masyarakat dan pemerintah. Jangan pasif, karena keterlibatan kalian akan menentukan arah pembangunan ke depan,” tegasnya.
Kegiatan SERASI ini juga ditandai dengan penandatanganan komitmen “Gen Z Anti Bungkam”. Komitmen ini memuat tekad mahasiswa untuk berani bersuara atas layanan publik yang buruk, menolak hoaks dan ujaran kebencian, serta menjadi pelopor dalam mendorong budaya birokrasi yang terbuka dan partisipatif.
Dr. Maura Widyaningsih menyambut positif inisiatif ini. Menurutnya, komitmen Gen Z Anti Bungkam akan memperkuat posisi mahasiswa sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas informasi publik. “Generasi muda tidak boleh diam. Perubahan besar lahir dari keberanian untuk bersuara demi kepentingan masyarakat luas,” katanya.
Dengan sosialisasi LAPOR dan komitmen ini, Diskominfo Palangka Raya menegaskan bahwa keterbukaan informasi dan layanan publik bukan lagi sekadar jargon, tetapi menjadi tanggung jawab bersama – dari pemerintah hingga generasi muda.(HK).