DPRD Gumas Minta Pemda Antisipasi Dampak Musim Kemarau

GUNUNG MAS, BORNEO7.COM — Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Doni Sapurtra, mengingatkan pemerintah daerah agar mulai mengantisipasi dampak musim kemarau yang berpotensi memengaruhi sektor pertanian dan ketersediaan air bersih di wilayah tersebut.

Doni mengatakan, tanda-tanda musim kemarau mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut ditandai dengan belum turunnya hujan di sejumlah wilayah Kabupaten Gumas.

“Tanda-tanda musim kemarau mulai terlihat karena dalam beberapa hari terakhir wilayah Gumas belum diguyur hujan. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada lahan pertanian masyarakat yang kini memasuki masa tanam,” ucapnya, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, sektor pertanian menjadi salah satu yang perlu mendapat perhatian serius karena kebutuhan air sangat penting untuk mendukung pertumbuhan tanaman, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari kegiatan bercocok tanam.

Selain pertanian, ketersediaan air bersih juga perlu diantisipasi sejak dini. Pemerintah daerah diminta memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang.

Doni mendorong perangkat daerah terkait untuk melakukan langkah pencegahan dan menyiapkan solusi apabila terjadi penurunan ketersediaan air. Upaya tersebut dinilai penting agar masyarakat tetap mendapatkan akses air untuk kebutuhan sehari-hari.

Ia juga meminta pemerintah daerah meningkatkan koordinasi dengan pemerintah desa serta masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau. Dengan koordinasi yang baik, berbagai potensi dampak kekeringan dapat diantisipasi lebih cepat.

“Antisipasi harus dilakukan sejak awal, sehingga ketika kemarau semakin panjang, pemerintah sudah memiliki langkah dan solusi yang dapat diterapkan untuk membantu masyarakat,” pungkasnya. (RD).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button