DPRD Gumas Dorong Penguatan Literasi Siswa di Tengah Pesatnya Perkembangan AI

GUNUNG MAS, BORNEO7.COM — Pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi tantangan baru bagi dunia pendidikan. Kondisi tersebut dinilai perlu diimbangi dengan penguatan kemampuan literasi bagi peserta didik.
Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Cici Susilawati, mengatakan literasi merupakan salah satu bekal utama yang harus dimiliki siswa di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Menurutnya, kemampuan membaca, memahami, mengolah, dan mengevaluasi informasi sangat penting agar siswa mampu menggunakan teknologi secara bijak serta tidak mudah terpengaruh informasi yang keliru.
“AI memang memudahkan masyarakat memperoleh informasi. Namun, tanpa kemampuan literasi yang baik, siswa akan kesulitan membedakan informasi yang benar dan yang tidak,” ucap Cici, Kamis (25/6/2026).
Ia menjelaskan, perkembangan AI memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan, terutama dalam membantu siswa memperoleh referensi dan mendukung proses pembelajaran. Namun, teknologi tersebut tetap harus digunakan secara bertanggung jawab.
Karena itu, siswa perlu dibekali kemampuan berpikir kritis sehingga tidak sekadar menerima informasi yang diperoleh dari teknologi AI, tetapi mampu memeriksa sumber dan memahami kebenaran informasi tersebut.
Cici juga mendorong sekolah dan tenaga pendidik untuk terus meningkatkan budaya literasi di lingkungan pendidikan.
Penguatan tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan membaca, diskusi, serta pembelajaran yang mendorong siswa berpikir kritis dan kreatif.
“Teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran. Dengan literasi yang kuat, siswa diharapkan mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus menjadi pengguna AI yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (RD).





