Inovasi Sosial untuk Lansia, DPRD Kalteng Dukung Kehadiran Pesantren Humikea

Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari.

PALANGKA RAYA, BORNEO7.COM – Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari, mengapresiasi berdirinya Pesantren Lansia Huma Itah Kea (Humikea) atau Rumah Kita Juga di Kompleks Hasanka Boarding School, Jalan Seth Adji, Kota Palangka Raya.

Menurut Ansyari, kehadiran Humikea menjadi sebuah inovasi sosial yang patut mendapat dukungan. Program tersebut mengintegrasikan pendidikan, pembinaan keagamaan, serta aktivitas sosial dalam satu wadah yang terstruktur khusus bagi masyarakat lanjut usia.

Ia menilai keberadaan pesantren lansia dapat membuka ruang bagi para lansia untuk tetap aktif, produktif, dan menjalani masa tua dengan kualitas hidup yang lebih baik.

Pesantren Lansia Humikea sendiri diinisiasi Anggota Komisi II DPR RI, Iwan Kurniawan, melalui Yayasan Huma Itah Kea sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dan kesejahteraan lansia di Kalimantan Tengah.

“Pak Iwan Kurniawan menginisiasi pendirian pesantren lansia melalui Yayasan Huma Itah Kea. Pesantren ini nantinya menjadi tempat yang dapat mewadahi para lansia,” ujar Ansyari.

Menurutnya, Humikea tidak sekadar menyediakan tempat bagi para lansia, tetapi juga menyiapkan berbagai program pembinaan untuk meningkatkan kualitas hidup para penghuninya.

Program tersebut mencakup pembelajaran keagamaan, pengembangan keterampilan, penguatan mental dan spiritual, hingga berbagai kegiatan sosial yang mendorong interaksi serta kebersamaan antarlansia.

Ansyari berharap Pesantren Lansia Humikea dapat menjadi ruang yang nyaman bagi masyarakat lanjut usia untuk menjalani masa senja secara lebih bermakna, sekaligus memperkuat kehidupan spiritual, sosial, dan emosional mereka.

Ia juga berharap program tersebut dapat menjadi contoh bagi berbagai pihak dalam mengembangkan pola pemberdayaan lansia di daerah.

“Harapannya, kehadiran Pesantren Lansia Humikea dapat menjadi contoh dalam pengembangan program pemberdayaan lansia, sehingga mereka tetap memiliki ruang untuk berkontribusi dan menjalani kehidupan yang sehat, mandiri, serta bermartabat di usia lanjut,” pungkasnya.​ (RD).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button