Akses Utama Bandara Kian Padat, Anggota DPRD Kalteng Dorong Pelebaran Jalan Adonis Samad

Anggota DPRD Kalteng, Maryani Sabran.

PALANGKA RAYA, BORNEO7.COM – DPRD Kalimantan Tengah mendorong pemerintah mempercepat evaluasi dan rencana pelebaran Jalan Adonis Samad, Palangka Raya. Ruas jalan yang menjadi akses utama menuju Bandara Tjilik Riwut tersebut dinilai semakin terbebani oleh meningkatnya volume kendaraan.

Anggota DPRD Kalteng, Maryani Sabran, mengatakan kepadatan lalu lintas di Jalan Adonis Samad tidak terlepas dari berkembangnya aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Kehadiran pusat perbelanjaan modern, termasuk Duta Mall Palangka Raya, turut meningkatkan mobilitas masyarakat.

Menurut Maryani, fungsi Jalan Adonis Samad kini tidak sebatas sebagai jalur menuju bandara. Ruas tersebut telah berkembang menjadi salah satu koridor ekonomi yang setiap hari dilalui kendaraan pribadi, angkutan barang, hingga masyarakat dan tamu dari luar daerah.

“Jalan Adonis Samad bukan hanya jalur ke bandara, tetapi juga sudah menjadi koridor ekonomi. Setiap hari dilalui kendaraan masyarakat, angkutan barang, hingga tamu dari luar daerah,” kata Maryani, Senin (13/7/2026).

Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan infrastruktur. Kapasitas jalan harus dievaluasi agar mampu mengikuti pertumbuhan mobilitas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan.

Maryani memahami pemerintah saat ini masih dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran. Namun, menurut dia, kondisi tersebut tidak semestinya mengesampingkan kebutuhan pembangunan pada ruas jalan yang memiliki tingkat mobilitas tinggi dan strategis bagi daerah.

“Semoga ada kebijakan yang memprioritaskan titik-titik tertentu, termasuk untuk pelebaran jalan,” ujarnya.

Ia menegaskan, keputusan pelebaran jalan tetap harus didasarkan pada kajian teknis serta disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Meski demikian, Jalan Adonis Samad dinilai layak masuk dalam perhatian karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

“Kalau hasil kajian menunjukkan pelebaran adalah solusi paling efektif, saya mendukung untuk segera diprioritaskan sesuai kemampuan anggaran,” katanya.

Maryani menambahkan, pembenahan infrastruktur jalan tidak semata-mata bertujuan mengurai kepadatan lalu lintas. Penataan yang tepat juga menjadi bagian dari upaya menekan potensi kecelakaan serta menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dalam jangka panjang.

Karena itu, ia berharap evaluasi terhadap Jalan Adonis Samad dapat dimasukkan dalam perencanaan pembangunan berikutnya. Dengan perencanaan yang matang dan berbasis kajian, ruas vital tersebut diharapkan mampu mengimbangi pertumbuhan mobilitas sekaligus mendukung aktivitas ekonomi Kota Palangka Raya. (RD).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button