DPRD Kalteng Dorong Pemerintah Pusat Perkuat Dukungan Pendidikan di Daerah

PALANGKA RAYA, BORNEO7.COM – DPRD Kalimantan Tengah mendorong pemerintah pusat memperkuat dukungan terhadap pembangunan sektor pendidikan di daerah. Kolaborasi pusat dan daerah dinilai menjadi kunci untuk mempercepat pemerataan akses sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di Kalimantan Tengah.

Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Riska Agustin, mengatakan sinergi kebijakan dan program antara pemerintah pusat dengan Pemerintah Provinsi Kalteng perlu diperkuat, terutama untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Menurut dia, peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat hanya mengandalkan pembangunan fisik. Pembenahan kurikulum agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, peningkatan kompetensi guru, serta pemerataan akses pendidikan harus berjalan beriringan.

“Peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh. Bukan hanya sarana dan prasarana, tetapi juga kurikulum, kualitas tenaga pendidik, serta akses pendidikan bagi seluruh masyarakat,” ucap Riska, Senin (10/8/2026).

Ia menilai tantangan pemerataan pendidikan di Kalteng cukup kompleks. Luas wilayah dan kondisi geografis yang beragam membuat akses layanan pendidikan di sejumlah daerah, khususnya kawasan pedalaman dan terpencil, masih membutuhkan perhatian lebih.

Karena itu, Riska berharap kementerian terkait dapat menghadirkan program yang selaras dengan kebutuhan daerah dan mudah disinergikan dengan kebijakan pemerintah provinsi.

“Khusus SMA, SMK, dan SLB, kami berharap dukungan program dari kementerian dapat disinergikan dengan pemerintah daerah sehingga jangkauannya lebih luas dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar tersebut juga mengingatkan agar kebijakan efisiensi anggaran tidak sampai mengurangi perhatian terhadap sektor pendidikan.

Bagi Riska, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pembangunan sektor pendidikan harus tetap menjadi prioritas untuk menyiapkan generasi yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing.

Ia optimistis penguatan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah mampu mempercepat pemerataan layanan pendidikan di Kalteng. Dengan program yang terarah dan berkelanjutan, kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas diharapkan tidak hanya dinikmati masyarakat perkotaan, tetapi juga peserta didik di pelosok daerah.

“Yang terpenting, setiap anak di Kalteng harus memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas, di mana pun mereka berada,” pungkasnya. (RD).​

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button