DPRD Kalteng Ajak Seluruh Elemen Bersatu Perangi Narkoba

PALANGKA RAYA, BORNEO7.COM – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah, menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, ancaman peredaran narkotika sudah berada pada level yang sangat mengkhawatirkan sehingga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Siti Nafsiah menyusul gugurnya tiga anggota kepolisian saat menjalankan tugas di Kabupaten Katingan. Peristiwa itu, menurutnya, menjadi bukti nyata bahwa perang melawan narkoba memiliki risiko besar dan harus dihadapi dengan kekuatan bersama.
“Ini sebetulnya sudah merupakan ancaman yang sangat besar, yang harus dihadapi itu secara bersama-sama,” ujar Nafsiah, Rabu (8/7/2026).
Ia menilai keberhasilan pemberantasan narkoba hanya dapat dicapai melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Badan Narkotika Nasional (BNN), lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, hingga lingkungan keluarga.
Menurutnya, penegakan hukum yang dilakukan aparat harus berjalan seiring dengan upaya pencegahan melalui edukasi yang berkelanjutan. Kesadaran mengenai bahaya narkoba perlu ditanamkan sejak usia dini agar generasi muda memiliki benteng yang kuat terhadap penyalahgunaan narkotika.
“Jadi tidak bisa institusi per institusi saja. Kalau hanya dibebankan kepada kepolisian atau BNN, tentu ini menjadi hal yang cukup berat,” katanya.
Siti Nafsiah menambahkan, sekolah dan seluruh komponen masyarakat memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman dari pengaruh narkoba. Edukasi yang konsisten dinilai menjadi langkah efektif untuk mencegah lahirnya korban baru akibat penyalahgunaan narkotika.
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar dengan tidak ragu melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
“ini menjadi tanggung jawab bersama. Mulai dari pemerintah daerah, provinsi, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, sekolah-sekolah, dan masyarakat luas,” tegasnya.
Ia berharap kolaborasi seluruh pihak dapat memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Kalimantan Tengah. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan peredaran narkotika dapat ditekan sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman, sehat, dan terbebas dari ancaman narkoba. (RD)







