Tradisi Pedang Pora dan Tari Adat Sambut Kedatangan Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi

SERUYAN, BORNEO7.COM – Suasana khidmat menyelimuti halaman Mapolres Seruyan saat digelarnya acara pisah sambut Kapolres Seruyan beserta Ketua Bhayangkari, Jumat (16/1/2026). Momentum tersebut menandai secara resmi peralihan kepemimpinan dari AKBP Hans Itta Papahit kepada AKBP Beddy Suwendi sebagai Kapolres Seruyan yang baru.

Prosesi penyambutan Kapolres Seruyan yang baru ditandai dengan tradisi Pedang Pora sebagai simbol kehormatan dan penerimaan resmi terhadap AKBP Beddy Suwendi.

Dalam sambutannya, AKBP Hans Itta Papahit yang selanjutnya mengemban amanah sebagai Wadir Samapta Polda Kalimantan Tengah, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak atas sinergi lintas sektoral yang telah terbangun selama masa tugasnya di Kabupaten Seruyan.

“Kolaborasi dan kebersamaan seluruh elemen, baik internal kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga insan pers, menjadi kunci dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Hans. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel Polres Seruyan atas dedikasi dan kerja sama yang solid selama dirinya menjabat.

Sementara itu, Kapolres Seruyan yang baru AKBP Beddy Suwendi dalam sambutan perdananya, ia memohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar dapat menjalankan tugas dengan optimal. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dirintis pejabat sebelumnya serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Seruyan.

“Kami menyadari bahwa tugas kepolisian tidak bisa dijalankan sendiri. Oleh karena itu, kami mengharapkan dukungan dan sinergi dari Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen agar Polri semakin profesional dalam melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat,” pungkasnya.

Turut hadiri dalam acara pisah sambut tersebut Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, Forkopimda Kabupaten Seruyan, seluruh jajaran Polres Seruyan dan para tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan pisah sambut ditutup dengan prosesi pengantaran AKBP Hans Itta Papahit beserta istri meninggalkan Mapolres Seruyan. Pengantaran dipimpin langsung oleh Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi beserta istri, kembali diiringi tradisi Pedang Pora sebagai bentuk penghormatan terakhir. (BR)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button