HUT ke-28 PAN Kota Palangka Raya Berbagi dengan Anak Yatim dan Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
PALANGKA RAYA, BORNEO7.COM – Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Palangka Raya menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 sebagai momentum memperkuat konsolidasi internal sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
Momentum tersebut ditandai dengan tasyakuran HUT ke-28 PAN sekaligus syukuran atas penggunaan kantor baru DPD PAN Kota Palangka Raya, yang terletak di Jalan Garuda induk, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan dihadiri anggota DPR RI Komisi V, Muhammad Syauqie, Ketua PAN Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, jajaran pengurus DPD PAN Kota Palangka Raya, kader, simpatisan, serta masyarakat. Suasana tasyakuran juga diwarnai aksi berbagi kebahagiaan bersama sekitar 200 anak yatim.
Ketua DPD PAN Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim mengatakan, perjalanan 28 tahun PAN menjadi pengingat bagi seluruh jajaran partai untuk terus menjaga amanah dan meningkatkan kontribusi kepada masyarakat.
Menurutnya, peringatan HUT tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi harus diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Usia 28 tahun bukan waktu yang mudah. Karena itu, momentum ini kami manfaatkan untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kader, simpatisan dan masyarakat yang selama ini memberikan kepercayaan kepada PAN. Kepercayaan tersebut, kata dia, akan dijawab dengan kerja nyata dan semangat untuk terus memberikan manfaat.
Konsolidasi partai pun mulai diarahkan hingga ke tingkat masyarakat. DPD PAN Kota Palangka Raya berencana menggelar roadshow ke rumah-rumah pengurus di seluruh wilayah Kota Palangka Raya.
Program tersebut diharapkan menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana mendengar aspirasi kader dan masyarakat secara lebih dekat.
“Minimal kita makan bersama. Kami tidak ingin melupakan Bapak-Ibu sekalian. Kami akan selalu ingat dan terus menyapa masyarakat,” katanya.
Selain memperkuat hubungan dengan masyarakat, jajaran DPD PAN Kota Palangka Raya memastikan soliditas internal tetap menjadi perhatian utama dalam menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pemilu 2029.
Sementara itu, anggota DPR RI Komisi V, Muhammad Syauqie yang hadir dalam kegiatan tersebut mengingatkan kader PAN agar menjadikan Milad ke-28 sebagai momentum meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat, khususnya di Kalimantan Tengah dan Kota Palangka Raya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus DPD PAN Kota Palangka Raya yang telah terpilih dan tengah mempersiapkan pelantikan.
Menurutnya, kekuatan PAN di parlemen akan berpengaruh terhadap semakin luasnya ruang perjuangan untuk kepentingan masyarakat.
“Doakan kami agar selama menjalankan tugas, baik di pusat, provinsi maupun kota, selalu diberikan keselamatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah,” ujarnya.
Ia berharap PAN mampu meningkatkan perolehan kursi pada pemilu mendatang. Dengan dukungan politik yang semakin kuat, PAN dinilai akan memiliki ruang perjuangan yang lebih besar untuk mendorong program yang berpihak kepada masyarakat.
Tasyakuran HUT PAN ke-28 tersebut sekaligus menjadi bagian dari syukuran atas penggunaan kantor baru DPD PAN Kota Palangka Raya. Kegiatan serupa juga dilaksanakan jajaran PAN di berbagai daerah di Indonesia secara serentak melalui sambungan virtual, sembari menunggu arahan Ketua Umum PAN.
Di tengah rangkaian kegiatan, perhatian pengurus PAN juga tertuju pada bencana kebakaran dan kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah, terutama Kota Palangka Raya.
Pengurus, kader dan masyarakat yang hadir kemudian mengikuti doa bersama agar kebakaran segera teratasi, kualitas udara kembali membaik, dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal.
“Semoga api cepat padam, asap cepat hilang, sehingga anak-anak kita bisa kembali bersekolah dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa,” kata Muhammad.
Dalam kesempatan itu, Muhammad Syauqie juga menyinggung kedatangan Presiden ke Kalimantan Tengah. Ia berharap penanganan bencana serta penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak dapat dipercepat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama sebagai simbol ungkapan rasa syukur atas perjalanan PAN yang telah memasuki usia ke-28 tahun. (Nor).






