DPRD Gumas Dorong Pembayaran Parkir Non-Tunai Berbasis QRIS untuk Tingkatkan PAD

Anggota DPRD Kabupaten Gumas, Hermanto.

GUNUNG MAS, BORNEO7.COM — Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Hermanto, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas menerapkan sistem pembayaran parkir secara non-tunai menggunakan QRIS di seluruh titik parkir potensial di wilayah setempat.

Menurut Hermanto, penerapan pembayaran parkir berbasis QRIS merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan retribusi parkir sekaligus mengikuti perkembangan teknologi dalam sistem pelayanan publik.

“Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir sekaligus memudahkan masyarakat saat membayar parkir,” ucap Hermanto, Kamis (6/8/2026).

Ia menilai, sistem pembayaran non-tunai dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat karena transaksi parkir dapat dilakukan dengan cepat dan praktis menggunakan telepon seluler.

Selain memberikan kemudahan, penggunaan QRIS juga dinilai dapat membantu pemerintah daerah dalam melakukan pencatatan transaksi secara lebih transparan dan terukur.

Hal ini penting untuk memastikan potensi penerimaan daerah dari sektor parkir dapat dikelola secara optimal.

Hermanto meminta Pemkab Gumas memetakan sejumlah lokasi yang memiliki potensi retribusi parkir, kemudian secara bertahap menerapkan sistem pembayaran QRIS di titik-titik tersebut.

Menurutnya, penerapan sistem tersebut perlu didukung dengan sosialisasi kepada masyarakat dan pengelola parkir agar mekanisme pembayaran dapat dipahami serta dilaksanakan dengan baik.

“Yang terpenting, penerapannya harus dilakukan secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun daerah. Dengan begitu, potensi PAD dari sektor parkir dapat terus ditingkatkan,” pungkas Hermanto. (RD).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button