Pelaku Usaha di Gumas Diajak Berperan Cegah Siswa Membolos

GUNUNG MAS, BORNEO7.COM — Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Nomi Aprilia, mengajak para pelaku usaha di daerah tersebut untuk turut berperan dalam mencegah siswa membolos saat jam pelajaran.

Menurut Nomi, pelaku usaha seperti kafe, warung kopi (warkop), restoran, dan rumah makan dapat ikut membantu menciptakan lingkungan yang mendukung kedisiplinan para pelajar.

Ia menilai, persoalan siswa membolos tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pihak sekolah dan orang tua. Peran lingkungan sekitar juga diperlukan untuk mencegah kebiasaan tersebut semakin berkembang.

“Hal tersebut sebagai upaya menekan angka siswa yang membolos. Tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah dan orang tua. Lingkungan sekitar, termasuk para pelaku usaha, juga memiliki peran penting dalam menciptakan kedisiplinan pelajar,” ucap Nomi, Kamis (2/7/2026).

Ia berharap para pemilik maupun pengelola usaha dapat lebih memperhatikan keberadaan pelajar yang datang ke tempat usaha pada saat jam sekolah berlangsung.

Jika menemukan siswa yang diduga meninggalkan sekolah tanpa alasan yang jelas, pelaku usaha diharapkan dapat memberikan imbauan secara persuasif agar mereka kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Menurutnya, sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pelaku usaha sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mampu mendorong siswa lebih disiplin dan bertanggung jawab terhadap pendidikannya.

“Langkah tersebut dapat diterapkan secara bersama-sama di Kabupaten Gumas sehingga angka siswa membolos dapat ditekan dan proses pendidikan berjalan lebih optimal,” pungkasnya. (RD).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button