DPRD Gumas Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

GUNUNG MAS, BORNEO7.COM — Meningkatnya kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) sejak awal Juni 2026 menjadi perhatian DPRD setempat.

Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius, mengingat wilayah Gumas mulai memasuki musim kemarau yang ditandai dengan cuaca panas dan kondisi lahan yang semakin kering.

Anggota DPRD Gumas Doni Sapurtra,
mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya karhutla, terutama di kawasan yang memiliki vegetasi dan lahan mudah terbakar.

Menurutnya, upaya pencegahan harus menjadi prioritas bersama untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat. “Jangan melakukan pembakaran di lahan maupun hutan karena daerah kita didominasi hutan,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).

Ia menilai, pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar sangat berisiko dilakukan saat kondisi cuaca panas dan kering.

Api dapat dengan cepat menjalar apabila tidak segera dikendalikan. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan titik api kepada pihak terkait agar dapat ditangani sedini mungkin.

“DPRD Gumas juga mendorong seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat, perusahaan hingga masyarakat, untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla sehingga ancaman kebakaran serta kabut asap selama musim kemarau dapat diminimalkan,”pungkas (RD).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button